Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaKabupaten Ketapang

Manejer City Mal Ketapang: Karyawan City Mal Terkonfirmasi Positif Covid-19

56
×

Manejer City Mal Ketapang: Karyawan City Mal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebarkan artikel ini

Kalbar.Relasipulik.Com

  • Ketapang, Relasi Publik – Manejer City Mal Ketapang, Idris Haryawan angkat bicara terkait  kabar yang menyatakan jika 23 orang karyawan City Mal Ketapang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dirinya mengaku, kalau ke 23 orang karyawan itu terinfeksi Covid-19 diketahui setelah dilakukan kegiatan swab oleh pihaknya pada 13 Agustus 2020.

“Hasilnya baru kita dapatkan hari ini, ada 23 orang karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19,” katanya, Minggu (23/8 /2020).

Dikatakan Idris Haryawan, Untuk  ke 23 orang karyawan itu terinfeksi Covid-19 diketahui setelah dilakukan kegiatan swab oleh pihaknya pada 13 Agustus 2020.

Ia pun mengatakan, kalau dari 23 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu mayoritas merupakan karyawan tenant di City Mal, diantaranya Tenant Hypermart dan warga masyarakat setempat yang mengikuti pemeriksaan Swab.

“Ada juga 2 orang dari warga masyarakat setempat, karena memang kegiatan swab kemarin tidak semuanya diikuti karyawan mal tapi juga ada warga setempat,” terangnya.

Setelah  diketahuinya hal tersebut, Idris langsung mengambil tindakan untuk memperketat penerapan protokoler kesehatan, diantaranya akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan terutama di area Tenant yang karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Semua area Mal akan kita laksanakan secara intensif penyemprotan disinfektan, baik di bagian indoor maupun out door,” Ucap nya.

Dikatakan Idris,  Dirinya akan  memastikan kalau 23 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut untuk melaksanakan isolasi di fasilitas khusus BSM sesuai regulasi yang telah diatur oleh Pemda Ketapang.

“Kami sudah melaksanakan brefing semua tenant, demi kebaikan dan kesehatan bersama dari karyawan terkonfirmasi tersebut bagaimana pun harus mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh Pemda,” ungkapnya.

Dirinya  juga meluruskan terkait kegiatan kemarin, itu bukan razia menurut nya,” Tetapi memang adalah bentuk kesadaran diri dari pihak Dinkes dan kami untuk melaksanakan kegiatan swab tersebut.” terang  nya.

Dikatanya lagi,  Dalam kegiatan tersebut pihak kita memang menawarkan diri untuk mengetahui lebih awal,” bahwa kondisi kita apa sehat atau tidak,” Jelas nya. (TOM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *