Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Terbaru

Wabup KKU Tinjau Labkesda

12
×

Wabup KKU Tinjau Labkesda

Sebarkan artikel ini

Foto: Istimewa

 

Kayong Utara– Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, melakukan kunjungan kerja untuk memastikan progres pembangunan sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Kayong Utara berjalan sesuai dengan perencanaan dan jadwal yang telah ditetapkan.

Peninjauan tersebut dilakukan terhadap pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang berlokasi di Simpang Tiga Siduk serta pembangunan Gedung PICU–NICU (Pediatric Intensive Care Unit–Neonatal Intensive Care Unit) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaluddin I.

“Hari ini kami jadwalkan untuk meninjau kegiatan pembangunan khususnya di Dinas Kesehatan, mulai dari pembangunan Labkesda hingga pembangunan gedung PICU–NICU di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I. Kami ingin memastikan progres pembangunan ini berjalan sesuai jadwal dan dapat segera dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Wabup Amru saat meninjau gedung PICU-NICU RSUD, Sukadana, Senin (5/1/2026).

Dengan adanya Labkesda, diharapkan kapasitas dan akurasi pelayanan laboratorium kesehatan di Kabupaten Kayong Utara semakin meningkat, sehingga dapat menunjang upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian penyakit.

Sementara itu, pembangunan Gedung PICU–NICU di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan, khususnya bagi pasien anak dan bayi yang membutuhkan penanganan intensif.

“Harapan kita, setelah pembangunan ini selesai, layanan kesehatan di Kayong Utara semakin baik, lebih lengkap, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan anak dan bayi,” tambahnya.

Dikesempatan tersebut, ‎Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, Kasianus, menjelaskan pembangunan ini merupakan bagian dari program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat yang sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

‎Ia menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini ditujukan khusus untuk meningkatkan layanan perawatan bayi dan anak.

‎”Pembangunan ini khusus untuk ruang Perina atau perawatan anak. Dengan adanya gedung tersendiri, pelayanan bisa lebih terfokus dan optimal,” ujar Kasianus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *