Foto : Istimewa
Ketapang – Pengurus DPD Tani Merdeka Kabupaten Ketapang resmi dilantik, Selasa (11/3/20025 bertempat di Pendopo Bupati Ketapang.
Pelantikan dihadiri Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan, M. Saupi serta Forkompinda.
Tani Merdeka merupakan organisasi relawan yang bertugas mendukung petani dan program pemerintah di bidang pertanian. Ini adalah salah satu program Presiden Prabowo Subianto dalam Astacita yang berfokus pada ketahanan pangan dan swasembada pangan.
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, M. Saupi mengatakan pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis organisasi untuk lebih mendekatkan diri dengan petani di tingkat daerah.
“Kami berharap pengurus yang baru yang dikukuhkan dapat berkoordinasi dengan instansi terkait dan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong inovasi dalam bidang pertanian,” ujar Saupi.
Ia berharap dengan hadirnya DPD Tani Merdeka di Kabupaten Ketapang, dapat menjadi sahabat dan mediator bagi petani untuk mewujudkan swasembada pangan di Bumi Ale-ale ini, serta mendukung terlaksananya program pemerintah, seperti membantu petani mendapatkan pendampingan agar bantuan tepat sasaran.
“Dengan dilantiknya pengurus di tingkat daerah ini, kami optimistis Tani Merdeka Indonesia dapat membawa perubahan positif bagi sektor pertanian di seluruh kabupaten dan kecamatan, serta memperkuat peran petani sebagai pilar utama ketahanan pangan di Indonesia,” kata dia.
Sementara itu, Damianus Yordan yang didaulat menjadi Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia, Kabupaten Ketapang mengatakan, terbentuknya TMI di Ketapang diharapkan dapat mengawal program pertanian dari pusat untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Ketapang.
“Kami harap progam-progam pertanian dari pusat bisa berjalan baik sampai daerah, sehingga bisa dirasakan manfaatnya bagi petani,” katanya.
Ia berharap kerja sama antaranggota dan pemangku kepentingan terus dipupuk demi keberhasilan program swasembada pangan.
“Kerja sama adalah kunci utama untuk mewujudkan mimpi besar Presiden Prabowo dalam ketahanan pangan nasional,” ucapnya.
Ia juga mengimbau agar semua pihak, termasuk Gapoktan dan kelompok tani, bersama-sama mendukung visi Prabowo Subianto dalam mensejahterakan negara.
“Tanpa bantuan dan dukungan moral dari semua pihak, perjuangan ini tidak akan berarti,” tuturnya.
Dami menjelaskan bahwa istilah Tani Merdeka Indonesia ini merupakan organisasi usulan dari masyarakat dan praktisi tani di Indonesia yang bergabung dalam gapoktan atau gabungan kelompok tani.
“Tidak hanya di pertanian. Ini juga bergerak di bidang perikanan dan peternakan,” terang Damianus.
Pada kesempatan itu Bupati Ketapang, Alexander Wilyo mengucapkan selamat serta apresiasi atas terselenggaranya pelantikan pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ketapang.
“Tantangan dalam sektor pertanian saat ini cukup kompleks, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan akses terhadap teknologi pertanian moderen, fluktuasi harga komoditas, hingga keterbatasan infrastruktur yang menunjang produksi dan distribusi hasil pertanian,” ungkap Bupati.
Namun adanya sinergi antara pemerintah, organisasi tani, serta seluruh pemangku kepentingan, dirinya yakin dapat mencari solusi terbaik guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani
“Tentu keberadaan peran lembaga tani sangat dibutuhkan, mengingat keberadaan lembaga Tani Merdeka yang aktif dalam memperjuangkan hak-hak petani, termasuk hak atas tanah, perlindungan terhadap pemerasan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta pendidikan untuk meningkatkan kesadaran petani tentang hak-hak mereka sangat dibutuhkan bagi Kabupaten Ketapang,” tutur Bupati.
Perlu diketahui, Tani Merdeka adalah sebuah organisasi usulan dari para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), tokoh tani, pemerhati tani, kelompok perikanan, dan kelompok peternakan di Indonesia berkomitmen untuk mendukung para petani dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi sehari-hari, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, serta permasalahan lainnya yang terkait dengan dunia pertanian.
Tujuan Tani Merdeka adalah meningkatkan pendapatan petani dengan memberikan akses ke pasar yang lebih baik, pelatihan tentang praktik pertanian modern, dan teknologi pertanian yang inovatif yang berfokus pada pengembangan keberlanjutan lingkungan dan mendukung praktik pertanian ramah lingkungan untuk melindungi sumber daya alam dan menjaga keseimbangan ekosistem, aktif dalam memperjuangkan hak-hak petani, termasuk hak atas tanah, perlindungan terhadap pemerasan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab serta pendidikan untuk meningkatkan kesadaran petani tentang hak-hak mereka.**