Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaKabupaten Ketapang

Alexander Wilyo Resmi Menutup Rangkai Jambore Pencak Silat Bupati Cup 2025

16
×

Alexander Wilyo Resmi Menutup Rangkai Jambore Pencak Silat Bupati Cup 2025

Sebarkan artikel ini

Ketapang – Rangkaian Jambore Pencak Silat Bupati Cup 2025 resmi ditutup oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, di gedung Pelti Ketapang pada Rabu (12/11/2025) siang.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi momentum penting bagi pelestarian warisan budaya bela diri sekaligus mempererat persaudaraan antar pendekar dari berbagai perguruan di Kabupaten Ketapang.

Dalam sambutannya, Bupati Alexander menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.

“Saya mohon maaf tidak sempat hadir pada pembukaan, namun saya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dari awal hingga akhir. Saya bangga melihat semangat dan sportivitas para pendekar,” ujar Alexander.

Bupati menekankan bahwa Jambore Pencak Silat ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan penguatan jati diri generasi muda. Ia menilai semangat gotong royong dan kebersamaan dalam ajang ini menjadi cerminan nilai-nilai luhur bangsa yang harus terus dijaga.

 

“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Di sini setiap seni dan budaya akan terus kita dukung dan lestarikan dengan semangat gotong royong,” tegasnya.

Lebih jauh, Alexander menyebut, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk membangun daerah secara berkeadilan dan berbudaya, sejalan dengan visi Ketapang Maju dan Mandiri.

Acara penutupan berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Ketapang, Ketua DPRD, Ketua KONI, Ketua Pengkab IPSI Ketapang, serta para pimpinan perguruan silat dan ratusan pendekar dari berbagai kecamatan.

Adapun hasil akhir lomba menempatkan Perguruan Wekasaran sebagai Juara Umum Pertama, disusul PSHT di posisi kedua, dan Perguruan Buana di posisi ketiga. Selain pertandingan, para peserta juga menampilkan atraksi seni pencak silat yang memukau dan sarat nilai filosofis.

Kemeriahan Jambore Pencak Silat 2025 tak hanya menandai keberhasilan ajang olahraga dan budaya, tetapi juga menegaskan bahwa Ketapang terus tumbuh dengan semangat persaudaraan dan pelestarian tradisi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *